Showing posts with label Paul Vidal de La Blace. Show all posts
Showing posts with label Paul Vidal de La Blace. Show all posts

Hakikat Geografi, Bab 1 SMA

a.   Herodotus = laporan perjalanan tentang bumi dan Negara-negara (logografi)
b.      Eratosthenes = geografi berasqal dari kata geographica (penggambaran bumi) peletak dasar ilmu geografi
c.       Claudius ptolomeus = suatu penyajian dari sebagian atau seluruh permukaan bumi melalui peta
1.      Preston e. james = geografi dapat dianggap sebagai induk ilmu pengetahuan karena banyak bidang ilmu yang selalu dimulai dari keadaan permukaan bumi.
2.      Vernor e. finch dan glen t. trewartha = deskripsi dan penjelasan yang menganalisis permukaan bumi dan pandangannya tentang hal yang selalu berubah dan dinamis
3.      J. w. Alexander = ilmu yang mempelajari keberanekaan permukaan bumi secara keruangan
4.      Halim khan = apa yang dilakukan seorang geografiawan. Lingkungan alam dan social merupakan suatu wilayah untuk melakukan kegiatan, mendiskripsikan, menganalisis, dan menikmati pergolakan manusia di bumi bagi keberlangsungan hidupnya.
5.      James = ilmu yang melihat keteraturan gejala-gejala alam sehingga memberikan karateristik suatu tempat.
6.      Barlow = ilmu yang mempelajari proses-proses yang berhubungan dengan lingkungan dan gejala-gejala serta pola-pola terkait yang dibahas
7.      Paul vidal de la blace (1845-1919) paham posibilisme = (genre de vie)manusia pada dasarnya dapat memilih tanah iklim dan ruang yang ada dibumi untuk proses produksi dalam memenuhi kebutuhan hidupnya (bapak geografi modern)
8.      Elsworth Huntington (abab 18) paham fisis determinisme alam mempengaruhi segala aktifitas manusia
9.      Karl ritter suatu telaah tentang bumi sebagai tempat hidup manusia
10.  Bintarto ilmu pengetahuan yang mencitrakan, menerangkan sifat-sifat bumi, menganalisis gejala alam dan penduduk, serta mempelajari corak yang khas tentang kehidupan dari unsure-unsur bumi
11.  Daldjoeni ilmu pengetahuan yang mengajarkan manusia mengenai tiga hal pokok yaitu spasial (ruang), ekologi, dan region (wilayah)
12.  Seminar IGI di semarang tahun 1988 ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang kewilayahan atau kelingkungan dalam konteks keruangan
RUANG LINGKUP GEOGRAFI
1.      objek material = isi kajian geografi adalah geosfer (atmosfer,litosfer,hidrosfer,biosfer,antroposfer)
2.      objek formal = cara pandang dan berfikir secara geografi baik memandang keadaan fisiknya maupun sosialnya 5w1h (what (apa), where (dimana), whay (mengapa), when (kapan), who (siapa), how (bagaimana))


KONSEP DASAR GEOGRAFI

1.      lokasi = absolute (lokasi yang tetap berdasarkan garis lintang dan bujur/letak astronomis), relative (lokasi yang dipengaruhi daerah lainnya)
2.      jarak = panjang suatu lintasan dari dua lokasi, pembatas bersifat alami
3.      keterjangkauan = berkaitan dengan kondisi permukaan bumi dan ketersediaan trasportasi atau komunikasi yang dapat di pakai
4.      pola = mempelajari susunan, bentuk, dan persebaran fenomena geosfer baik yang bersifat alami maupun budaya.Persebaran dari objek yang dikajinya
5.      morfologi = berkaitan dengan bentuk permukaan bumi sebagai hasil tenaga endogen dan eksogen yang mengakibatkan terbentuknya berbagai bentuk permukaan bumi. Contoh = gunung untuk teh, dataran untuk permukiman, pertanian
6.      aglomerasi = kecenderungan persebaran gejala geografi yang bersifat mengelompok
7.      nilai kegunaan = analisis suatu objek tentang kegunaanya
8.      interaksi/interdependensi = peristiwa saling mempengaruhi antar berbagai fenomena geosfer
9.      diferensiasi area = perbedaan corak antarwilayah di permukaan bumi
10.  keterkaitan keruangan = menunjukkan derajat keterkaitan persebaran suatu fenomena dengan fenomena lain disuatu tempat baik fenomena alam atau social


PENDEKATAN GEOGRAFI
1.      keruangan/spasial = dilakukan dengan cara mengetahui karakteristik atau fenomena tertentu pada suatu wilayah (kebun teh didaerah pegunungan, Kalimantan banyak lautnya)
2.      kelingkungan/ekologikal = digunakan untuk mengetahui hubungan dan keterkaitan antara unsure-unsur yang berada pada lingkungan tertentu. Hubungan tersebut dapat terjadi antara makhluk hidup, atau antara makhluk hidup dengan lingkungan alamnya.
3.      kewilayahan = merupakan kombinasi antara pendekatan keruangan dan kelingkungan. Pendekatan ini mengkaji suatu wilayah yang memiliki karakteristik khas yang dapat dibedakan dengan wilayah lainnya, baik kehidupan penduduknya maupun alam lingkungannya serta dengan memperhatikan persebaran(analisis keruangan) dan interaksi antara manusia dengan lingkungannya (analisis ekologi)
PRINSIP-PRINSIP ILMU GEOGRAFI
1.      prinsip penyebaran = setiap gejala dan fakta di permukaan bumi tersebar secara tidak merata antara satu wilayah dengan wilayah lainnya.
2.      prinsip interelasi = untuk melihat pola hubungan antara satu gejala dengan gejala lainnya. Contoh adanya air panas dan energi panas bumi di sekitar gunung api
3.      prinsip deskripsi = menggambarkan lebih jauh terhadap persebaran dan hubungan interelasi antara fakta dan gejala di permukaan bumi (5W1H)
4.      prinsip keruangan (korologi) Alfred hettner pada tahun 1905 =prinsip yang meninjau gejala, fakta, dan masalah geografi dari penyebaran, interelasi, dan interaksinya dalam ruang
ASPEK-ASPEK GEOGRAFI
A.    aspek fisikal = topologi (letak, lokasi, bentuk muka bumi, luas areal dan batas wilayah), nonbiotik (tanah, air, atmosfer), biotic (manusia, hewan dan tumbuhan)
Unsur fisik : 1. iklim dan cuaca, 2. air, 3. relief dan tanah, 4. hasil tambang dan mineral
Topologi :
1.      pengaruh letak
a.      letak astronomis
garis lintang : garis-garis paralel pada bola bumi yang sejajar dengan equator (katulistiwa)
60 08’LU dan 110 15’LS
·         batas paling utara 60 08’LU (pulau We) dan batas paling selatan 110 15’LS (pulau Rote)
·         jarak lintang 170 23’
·         sebagian besar wilayah indonesia terletak dibelahan bumi selatan
·         Indonesia dilalui garis ekator
Garis bujur (meridian) : garis yang menghubungkan kutub utara dan kutub selatan
940 45’BT dan 1410 05’BT
·         Batas paling barat 940 45’BT dan batas paling timur 1410 05’BT
·         Jarak bujurnya 460 20’ (kira-kira 5.000 km) menyebabkan perbedaan waktu
·         Semua wilayah indonesia terletak dibelahan bumi timur (dihitung dari meridian 00)
Daerah waktu indonesia bagian barat (WIB) berdasarkan meridian pangkal 1050 BT, meliputi sumatra, jawa, kalbar, kalteng (mempunyai selisis waktu 7 jam dari greenwich)
Daerah waktu indonesia bagian tengah (WITA) berdasarkan meridian pangkal 1200 BT, meliputi kaltim, kalsel, bali, NTB, NTT, sulawesi (selisih waktu 8 jam lebih awal dari greenwich)
Daerah waktu indonesia bagian timur (WIT) berdasarkan meridian pangkal 1350 BT, meliputi papua, maluku, maluku utara (selisih waktu 9 jam dari greenwich)
b.      letak geologis (berdasarkan struktur batuan)
dibagi dalam tiga zona geologi :
·         bagian utara berbatasan dengan tameng asia dan perluasannya kearah selatan tenggelam dibawah permukaan air laut (paparan sunda (tameng asia))
·         bagian barat dan selatan dibatasi oleh benua gondwana (india, dasar samudra hindia, australia, dan perluasannya ke arah utara tenggelam di bawah permukaan air) paparan sahul (lempeng indo-australia)
·         bagian timur dibatasi oleh dasar samudr pasifik (lempeng dasar samudra pasifik yang meluas kearah barat daya)
dilihat dari jalur pegunungannya indonesia terletak pada pertemuan dua rangkaian pegunungan muda sirkum pasifik dan rangkaian sirkum mediterania. Memiliki dampak :
1.      terdapat banyak gunung berapi yang dapat menyuburkan tanah
2.      sering terjadi gempa bumi
3.      terdapat bukit-bukit tersier yang kaya akan barang tambang
c.       letak geomorfologis
berdasarkan bentuk permukaan bumi:
·         adanya suhu yang berbeda sehingga jenis tanaman juga berbeda
·         menentukan ada tidaknya mineral-mineral yang terkandung didalamnya
·         menentukan kepadatan penduduk
·         berguna dalam perencanaan tata ruang
d.      letak geografis
dilihat posisinya dari bola bumi
·         terletak diantara dua benua (asia dan australia)
·         terletak diantara dua samudra (pasifik dan hindia)
e.       letak maritim
f.       letak ekonomis
g.      letak sosiokultural
2.      pengaruh luas dan bentuk
3.      pengaruh batas

B.     non fisik = manusia dari segi karakteristik perilakunya
  1. Aspek ekonomi = membahas industri, perdagangan, pertanian, transportasi dan pasar
  2. Aspek budaya = pendidikan, agama, bahasa dan kesenian
  3. Aspek politik = kepartaian dan pemerintahan

ILMU BANTU GEOGRAFI
1.      geologi (proses pembentukan bumi), 2. geomorfologi (bentuk-bentuk muka bumi), 3. edafik (ilmu tanah), 4. hidrologi (air), 5. oseanografi (kelautan), 6. meteorology (cuaca), 7. klimatologi (iklim), 8. biogeografi (organisme dalam ruang dan waktu serta factor-faktor yang mempengaruhi)

Pengertian Geografi - BAB 1 Kelas X

A.      Pengertian Geografi 

Istilah Geografi berasal dari bahasa Yunani geo yang artinya bumi dan graphien yang artinya pencitraan. Geografi adalah ilmu pengetahuan yang menggambarkan segala sesuatu yang ada di permukaan bumi. Beberapa definisi Geografi yang dikemukakan para ahli geografi, antara lain sebagai berikut.



1. Bintarto (1977)


Geografi adalah ilmu pengetahuan yang mencitrakan, menerangkan sifatsifat bumi, menganalisis gejala-gejala alam, dan penduduk, serta mempelajari corak yang khas mengenai kehidupan dan berusaha mencari fungsi dari unsurunsur bumi dalam ruang dan waktu. Di sini dijelaskan bahwa geografi tidak hanya mempelajari alam (bumi) beserta gejala-gejalanya, tetapi geografi juga mempelajari manusia beserta semua kebudayaan yang dihasilkannya.


2. Vernor E. Finch dan Glen Trewartha (1980)


Geografi adalah deskripsi dan penjelasan yang menganalisis permukaan bumi dan pandangannyatentang hal yang selalu berubah dan dinamis, tidak statis dan tetap. Dari pengertian di atas Vernor & Glen menitikberatkan pada aspek fisik yang ada di bumi yang selalu berubah dari masa ke masa. Contoh:

a. Perubahan cuaca maupun iklim pada suatu tempat atau wilayah.

b. Perubahan kesuburan tanah akibat dari proses erosi dan pelapukan yang

sangat tinggi.


3. Hartshorne (1960)


Geografi adalah ilmu yang berkepentingan untuk memberikan deskripsi yang teliti, beraturan, dan rasional tentang sifat variabel permukaan bumi. Dalam pandangan Hartshorne, geografi adalah suatu ilmu yang mampu menjelaskan tentang sifat-sifat variabel permukaan bumi secara teliti, beraturan, dan rasional. Contoh, seorang ahli geografi setelah melakukan analisis kewilayahan mampu membagi suatu wilayah menjadi beberapa satuan lahan yang potensial maupun lahan yang tidak potensial. Pembagian ini didasarkan pada beberapa parameter kebumian yang sesuai dengan syarat-syarat peruntukannya.


4. Yeates (1963)


Geografi adalah ilmu yang memerhatikan perkembangan rasional dan lokasi dari berbagai sifat yang beraneka ragam di permukaan bumi. Dalam pandangan Yeates, geografi adalah ilmu yang berperanan dalam perkembangan suatu lokasi yang dipengaruhi oleh sifat-sifat yang ada di permukaan bumi dengan tidak mengenyampingkan alasan-alasan yang rasional.


5. Alexander (1958)


Geografi adalah studi tentang pengaruh lingkungan alam pada aktivitas manusia. Dalam pandangan Alexander inilah mulai dibahas tentang hubungan timbal balik antara aktivitas manusia serta pengaruhnya terhadap lingkungan alam. Contoh, penebangan hutan yang tidak terkendali oleh manusia mengakibatkan terjadinya kerusakan lahan dan penggundulan hutan, yang dapat menyebabkan terjadinya bencana banjir dan tanah longsor.


6. Karl Ritther (1859)


Geografi adalah suatu telaah mengenai bumi sebagai tempat hidup manusia. Dalam kajiannya, studi geografi mencakup semua fenomena yang terdapat di permukaan bumi, baik alam organik maupun alam anorganik yang terkait dengan kehidupan manusia, termasuk aktivitas manusia juga turut dibahas. Contohnya, sungai adalah bagian dari alam anorganik yang mempunyai kaitan langsung dengan kehidupan manusia.


7. Von Ricthoffen (1905)


Geografi adalah studi tentang gejala dan sifat-sifat permukaan bumi serta penduduknya yang disusun berdasarkan letaknya, dan mencoba menjelaskan hubungan timbal balik antara gejala-gejala dan sifat tersebut.


8. Paul Vidal de La Blace (1915)


Geografi adalah studi tentang kualitas negara-negara, di mana penentuan suatu kehidupan tergantung bagaimana manusia mengelola alam ini.


Dari definisi-definisi di atas dapat disimpulkan bahwa pada intinya ilmu geografi terpusat pada gejala geosfer dalam kaitan hubungan persebaran dan interaksi keruangan.


Bila kita perhatikan, terdapat suatu kesan bahwa definisi geografi selalu mengalami perubahan sesuai dengan perkembangan dan tingkat keluasan ilmu geografi saat definisi itu dikemukakan. Namun, jika dicermati lebih jauh terdapat suatu kesamaan sudut pandang dari para ahli tersebut, mereka memandang permukaan bumi sebagai lingkungan yang memengaruhi kehidupan manusia, di mana manusia mempunyai pilihan untuk membangun atau merusaknya.


Persamaan pandang yang lain adalah adanya suatu perhatian dari definisi geografi yang menelaah tentang persebaran manusia dalam ruang dan keterkaitan manusia dengan lingkungannya. Jelaslah di sini bahwa kajian ilmu geografi yang paling utama adalah menelaah bumi dalam konteks hubungannya dengan kehidupan manusia.

Kajian with Teman Temani : Women In Islam !

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh ! Selamat pagi pals! salam dari Jember yang setia dengan langit birunya. Kali ini, ( seperti...

Flag Counter