Home / All post
Hampir Sepenuhnya
Aku adalah jiwa yang tidak mudah melupa
Setiap kenang dan tutur kata
Aku diam dan aku rasa
Begitu dalam
Tidak setengah
Kecuali tak bisa lagi
Ku paksa
Atas rasa yang tidak semestinya jadi.
Merelakan
Adalah persimpangan antara
Maaf dan terima kasih
Begitu kan?
Maka
Tentang hati yang jatuh dan takkan kembali
Kenang dan apapun itu
Akan selalu ada
Secara absolut
Dihapus perlahan oleh waktu
Tak terkecuali
Yang pernah dibagi bersama
Atas tawa dan derai tangis
Atas kekuatan yang saling diucap
Menguatkan, meneduhkan
Menyisakan senyuman
Untuk semua yang diambil Tuhan,
Akan kembali dalam wujud yang jauh lebih baik.
Untuk semuanya,
Bagiku, bagimu.
heart construction still in progress (65/100)
Sorai
Mungkin aku terlambat.
Kita, dengan segala pembenaran.
Perihal meninggalkan ditengah jalan panjang
Memang murni sebuah salah
Aku,
Yang memilih tidak menyakiti aku.
Begitu singkatnya
Bahkan
Tidak pernah kita saling mempertanyakan
Alasan kuat untuk bersama
Jalan ku dan jalanmu
Entah
Bersimpang
Seakan tidak bertemu
Tidak sanggup aku
Untuk menerima hal itu
Atas nama aku yang egois
Aku meminta maaf untuk luka
Kau dan aku saling membantu
Membasuh hati yang pernah pilu
Mungkin akhirnya tak jadi satu
Namun bersorai pernah bertemu
Membasuh hati yang pernah pilu
Mungkin akhirnya tak jadi satu
Namun bersorai pernah bertemu
Akan ada yang membuka luka
Dan yang akan menutup
Kita berdua
Pernah bersua untuk saling mengobati
Saling mengerti
Thanks to Nadin Amizah
Dan keseepatan yang membuatku mendengar lagu ini
Disaat yang tepat,
Tapi aku keburu, si Amel minta antar ke stasiun
Dadah.
source pic : pinterest
source pic : pinterest
[23 Juli 2019] Thank You
untuk setiap orang yang pernah hadir dalam rentang waktu hidupku
aku berterima kasih
telah membuatku sungguh banyak belajar.
untuk mereka,
yang harus lebih ku prioritaskan
karena hal yang sama
juga mereka lakukan terhadapku
untuk mereka,
yang mengingatkan
ketika aku lemah
dan mulai berjalan tidak pada jalurnya
untuk mereka,
yang membuatku paham
bahwa pada dasarnya kita semua egois
namun pada hal tertentu
kita mentup ego untuk tujuan yang sama
untuk mereka,
yang membuatku terdorong
untuk berusaha lebih baik
karena
diri ini kadang terlalu ambisius
pada hal tertentu
untuk mereka,
yang membuatku belajar
untuk menata kata
agar tidak menyakiti rasa
orang yang mendengar dan merasakannya
walau niat
hanya tuk bercanda
untuk mereka,
yang membuat aku mengerti
untuk lebih berhati-hati dalam memberikan sesuatu
apapun itu
baik empati, simpati dan bahkan sesuatu
yang sebenarnya
lebih baik aku berikan pada yang lain
untuk mereka,
yang membuat aku mengerti
terkadang hal yang kita perjuangkan
memang tidak semestinya menjadi milik kita
untuk mereka,
yang membuatku harus selalu ingat
betapa pentingnya untuk tidak lupa diri
dan selalu sadar diri
untuk mereka,
yang membuatku mengerti
pada hal tertentu
kita tidak perlu terlalu peduli
untuk mereka,
yang membuatku mengerti
bahwa lebih baik ada hal yang disimpan
dan tak perlu diumbar
untuk mereka,
yang bahkan membuatku mengerti
bahwa melakukan apa yang mereka lakukan
itu memalukan dan tidak sebaiknya dilakukan
untuk mereka,
yang membuatku tersadar
bahwa berjuang itu perlu waktu
dan hasilnya tiap orang berbeda
sakit hati hanya akan menambah lara
untuk mereka,
yang selalu bersabar
untuk memahami betapa keras kepalanya aku
dan masih bertahan
untuk mereka,
yang tulus memberi
bahkan ketika mereka tahu
aku tidak punya sesuatu untuk membalasnya
untuk mereka,
yang ikhlas berbagi
dan membuatku terinspirasi
tapi terkadang, kamu juga harus berhati-hati
untuk mereka
yang membuatku tersadar
bahwa berkecukupan itu tidak ada tolak ukurnya
semua orang memiliki standarisasi
yang berbeda
dan kita harus menghargai apapun itu
dan untuk kamu,
terima kasih sudah mau membaca dan mengikuti seluruh ceritaku.
terima kasih sudah meluangkan waktu.
terima kasih.
untuk semuanya
aku berterima kasih
telah membuatku sungguh banyak belajar.
untuk mereka,
yang harus lebih ku prioritaskan
karena hal yang sama
juga mereka lakukan terhadapku
untuk mereka,
yang mengingatkan
ketika aku lemah
dan mulai berjalan tidak pada jalurnya
untuk mereka,
yang membuatku paham
bahwa pada dasarnya kita semua egois
namun pada hal tertentu
kita mentup ego untuk tujuan yang sama
untuk mereka,
yang membuatku terdorong
untuk berusaha lebih baik
karena
diri ini kadang terlalu ambisius
pada hal tertentu
untuk mereka,
yang membuatku belajar
untuk menata kata
agar tidak menyakiti rasa
orang yang mendengar dan merasakannya
walau niat
hanya tuk bercanda
untuk mereka,
yang membuat aku mengerti
untuk lebih berhati-hati dalam memberikan sesuatu
apapun itu
baik empati, simpati dan bahkan sesuatu
yang sebenarnya
lebih baik aku berikan pada yang lain
untuk mereka,
yang membuat aku mengerti
terkadang hal yang kita perjuangkan
memang tidak semestinya menjadi milik kita
untuk mereka,
yang membuatku harus selalu ingat
betapa pentingnya untuk tidak lupa diri
dan selalu sadar diri
untuk mereka,
yang membuatku mengerti
pada hal tertentu
kita tidak perlu terlalu peduli
untuk mereka,
yang membuatku mengerti
bahwa lebih baik ada hal yang disimpan
dan tak perlu diumbar
untuk mereka,
yang bahkan membuatku mengerti
bahwa melakukan apa yang mereka lakukan
itu memalukan dan tidak sebaiknya dilakukan
untuk mereka,
yang membuatku tersadar
bahwa berjuang itu perlu waktu
dan hasilnya tiap orang berbeda
sakit hati hanya akan menambah lara
untuk mereka,
yang selalu bersabar
untuk memahami betapa keras kepalanya aku
dan masih bertahan
untuk mereka,
yang tulus memberi
bahkan ketika mereka tahu
aku tidak punya sesuatu untuk membalasnya
untuk mereka,
yang ikhlas berbagi
dan membuatku terinspirasi
tapi terkadang, kamu juga harus berhati-hati
untuk mereka
yang membuatku tersadar
bahwa berkecukupan itu tidak ada tolak ukurnya
semua orang memiliki standarisasi
yang berbeda
dan kita harus menghargai apapun itu
dan untuk kamu,
terima kasih sudah mau membaca dan mengikuti seluruh ceritaku.
terima kasih sudah meluangkan waktu.
terima kasih.
untuk semuanya
[25 Juni 2019] Jika mungkin, kenapa harus tidak bisa ?

Cuaca sore hari ini berawan, sinar jingga dan kuning berbias dengan warna abu awan yang seakan mengatakan bahwa hujan akan tiba, namun hingga aku menulis entri ini di di halaman belakang rumah, dia tak kunjung tiba. Jadi aku tenang-tenang saja sembari menikmati lembutnya angin menyapu helai rambutku yang terlepas dari ikatannya.
Agenda yang kulewati hari ini tidak terlalu padat, hanya menyelesaikan prosesi pembuatan video profil organisasi. Sebelum kembali kerumah, aku menyempatkan membeli lulur. Bukan karena kehabisan, aku hanya ingin aroma lain selain bengkuang dan green tea yang sebnarnya, isi keduanya masih penuh. Dasar wanita.
Langit semakin indah. Pencampuran warna biru, jingga, kuning dan abu dan warna turunan lainnya menghasilkan gradasi warna yang takkan bisa dibuat manusia. Aku mungkin harus lebih peduli dan sering mengamati hal kecil yang sering kulupakan. Untuk hal besar, seringkali aku melupakan hal kecil yang berharga. Dan untuk kesalahan yang sama, aku sering melakukannya.
Pak Hadi, dosen favoritku pernah berbicara, menulislah setiap hari setidaknya satu paragraf. Aku tahu maksud beliau. Mungkin, lebih mengarah kepada kepenulisan yang lebih berbau akademis, yah. Tidak apa menurutku, terkadang pikiran yang penuh distraksi seringkali lebih menyenangkan untuk dituliskan dalam kata. Mungkin, aku akan mencoba. Dengan pembahasan yang berbeda setiap harinya, mungkin.
Dear future Atika, aku cuma memberitahu bahwasanya, dirimu beberapa hari ini lagi senang-senangnya mendengarkan lagu I Love You But I'm Letting Go yang dinyanyikan Pamungkas. Kamu mendengarnya ketika sedang memilih antara membeli Good Day Caramel Macciato atau varian White Vanilla (sepertinya) di Indomaret. Seperti biasa, kamu begitu perhitungan pada harga walupun hanya selisih 500 rupiah, tapi untuk skincare entah kenapa kamu begitu bodohnya dan mudah tergoda.
Bagaimana kamu bisa mengatakan bahwa kamu mencintai seseorang tapi kamu melepaskannya? Saat ini aku masih tidak setuju dengan pernyataan bahwa ketika kamu mencintai seseorang, pencapaian tertinggi yang berhasil kamu lakukan adalah dengan melepaskannya.
Tapi aku pernah membaca kutipan buku Tere Liye, bahwa "Ada orang yang tidak saling mencinta tapi ditakdirkan bersama, ada orang yang saling mencinta tapi tidak ditakdirkan bersama dan ada orang yang saling mencinta dan ditakdirkan bersama" Yah bagiku, siapapun dia, Ia akan kembali dalam sebuah alur cerita yang tidak akan bisa kamu tebak jika ia memang orang yang diciptakan untuk mendampingimu. Berdamping dengan orang yang salah tidak akan bertahan lama. Dan jikapun kamu bertahan, itupun tidak untuk selamanya. Benar kan?
Kulihat sekelilingku, temaram semakin berubah gradasi menjadi warna gelap. Maghrib akan tiba, aku sudahi saja untuk hari ini. Mungkin bisa menjadi bahan untuk kurenungkan sendiri, dan bagi teman-teman yang membaca.. bagaimana menurut kalian ?
I Love You But I'm Letting Go.
Mungkin kalian harus dengar.
See you!
cr photo : pinterest.
Find Our Way
While I was blinded by him
I lost you
And I do not want to lose myself.
I'm selfish and I'm a traitor
Go on clicking this!
It's quietly painful
When all you can feel are empty and grey
But at some point,
I knew the truth that sometimes love can make us blind
You will always have a space inside my heart
Although
You don't think me as you friend anymore.
I can't feel anything about this.
I'm free, free as the leaves carried by the wind
So do with my heart.
All my duty waiting up for me.
Being busy is my way to forget all of this.
I just want to use my skin care
Use my hydrating toner
Tap the serum
And baby, don't forget to use your mask :)!
Lav from me!
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Wait outside, you said you won't be long
Took your time
Bracing mine, I know that there's something wrong
Wonder why
Bracing mine, I know that there's something wrong
Wonder why
I think you should know
You don't have to stay
Even if you go, I'll be okay
We take it slow,
Till there's nothing left to say
Even if you go,
We'll find our way
You don't have to stay
Even if you go, I'll be okay
We take it slow,
Till there's nothing left to say
Even if you go,
We'll find our way
Don't look back,
We got thrown into this
Just like that
Living fast, I know we're new to this
Learn to last, oh ooh
We got thrown into this
Just like that
Living fast, I know we're new to this
Learn to last, oh ooh
I think you should know
You don't have to stay
Even if you go, I'll be okay
We take it slow,
Till there's nothing left to say
Even if you go,
We'll find our way.
You don't have to stay
Even if you go, I'll be okay
We take it slow,
Till there's nothing left to say
Even if you go,
We'll find our way.
Someone to Stay
[ tidak mengandung unsur ilmu pengetahuan, hanya transformasi rasa menjadi kata alias bacotan ]
Go on clicking the address above and let me take you diving into my imagination while writing this entry.
Sebenarnya, ini lagu sudah cukup lama.
Kalau tidak salah, tahun 2017.
Aku baru pertama mendengarnya beberapa hari yang lalu ketika asyik berselancar di laman youtubeku sembari mendengarkan lagu The Luckiest yang dinyanyikan oleh Ben Folds, salah satu theme song dari film About Time. That's really a pretty good film. You really need to watch it if you have enough time. But of course, you need to be a human with a whole heart inside first, because it's a type of romance film (but surely you will be amazed by how the director can make us feel blessed to have our time) dan mengajak kita untuk berpikir, bagaimana jika dalam setiap perjalanan hidup, kita diberi kesempatan dua kali.
Ok, let's go back to our track.
Sebenarnya, setiap lagu akan bermakna dan terasa sungguh penuh arti ketika kita, sebagai pendengar hampir memiliki rasa dan seakan dapat serasa dengan rangkaian lirik lagu yang dilantunkan penyanyi. Terlebih jika ia dapat mentransformasikan rangkaian kata tersebut menjadi alunan kata bernada sehingga emosi yang ingin disampaikan dapat tersampaikan kepada para pendengar.
Begitupun aku, yang mendengar lagu ini disaat yang tepat.
Saat ini, aku berada disebuah ruang rasa yang tidak dapat dijelaskan secara utuh sebagai sebuah penjelasan.
Ada banyak ketidakpastian yang selalu menjadi alasan keraguanku untuk memutuskan sesuatu. Dan terkadang sesuatu tidak diputuskan secepat yang aku lakukan saat itu. Diantara beribu probabilitas yang dapat terjadi, akan ada satu kejadian yang akan terjadi dan itu merupakan akumulasi pemikiran serta pertimbangan yang setiap orang akan lakukan terlebih dahulu sebelum memutuskan sesuatu.
Salahkah kita mempertanyakan suatu ketidakpastian yang memang tidak pasti?
Jadi manusia itu, bermacam.
Kamu tidak bisa menyalahkan seni masing-masing orang dalam menjalankan hidupnya.
Begitupun dalam mengolah rasa, setiap orang memiliki cara tersendiri untuk mengaturnya.
Aku pikir, memiliki perasaan adalah sebuah cara Tuhan yang sangat indah dalam memanusiakan manusia.
Dan menuangkannya dalam kata, ialah pilihanku agar pembaca dapat ikut merasakan sebuah manifestasi kreatifitas dari seseorang yang cukup bodoh (-katanya) saat menyikapi apa yang disebut... you know what I mean.
Jadi, jika kamu masih bertahan untuk membaca, maka ikutilah.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
You were alone left out in the cold
Clinging to the ruin of your broken home
Too lost and hurting to carry your load
We all need someone to hold
Di awal lagu dimainkan,
Cukup membuatku terdiam mendengar bait pertama
Ada rasa sedih dan keputusasaan yang tersirat
Bagaimana rasanya berada dalam sebuah kondisi yang seakan beban dan tekanan hadir dalam hidup seseorang hingga rasanya fisik dan hati tidak mampu bertahan
Dan, benar adanya jika kita membutuhkan orang lain sebagai salah satu alasan untuk membuat kita kuat (terlepas dari absolutisme eksistensi Tuhan yang sudah tidak perlu diragukan untuk menjadi alasan sumber kekuatan kita)
You’ve been fighting the memory all on your own
Nothing washes, nothing grows
I know how it feels being by yourself in the rain
We all need someone to stay
We all need someone to stay
Seakan aku mengetahui kejenuhannya,
Dan letihnya,
Dan seakan aku bisa merasa dikala ia sedang tidak dalam kondisi seperti biasanya
Karena setiap orangpun akan pernah merasakan bagaimana rasanya sendiri.
It's pretty comfortable being yourself in the rain. But surely, I chose to spend it with another human then let the rain pour softly in both of our bodies
Hear you falling and lonely, cry out
Will you fix me up? Will you show me hope?
At the end of the day, I'm helpless
Can you keep me close? Can you love me most?
You’ve drunk it down and now you’ve spat it out
Nothing tastes like the things you had
So tear it off, why don’t you let them go?
We all need someone to stay
We all need someone to stay
Hear you falling and lonely, cry out
"Will you fix me up? Will you show me hope?
At the end of the day, I'm helpless
Can you keep me close? Can you love me most?
Can you keep me close? Can you love me most?
Can you keep me close? Can you love me most?"
Imaji dan akal ku sudah masuk kedalam lantunan
Ketika sampai pada pertengahan lagu hingga kata terakhir yang diucapkan.
Aku tidak tahu apa yang bisa kutulis kembali.
Lagu ini ternyata cukup sulit untuk dituangkan dalam sebuah rangkaian kata.
Tidak sesederhana hati yang dapat menerima enak tidaknya saat didengar.
Cukup sulit dan aku menyerah untuk menuliskannya.
Mungkin kalian dapat merasakannya sendiri.
Mungkin bagi kalian biasa-biasa saja juga.
Dan akupun juga tidak berniat mengajak kalian untuk menyukai lagunya. Bukan itu substansinya.
Aku akan sering mempertanyakannya hal yang sama padanya
Tapi tidak secara langsung
Aku akan bertanya disetiap kali kita bertemu, walau tanpa bertatap muka langsung
Dan aku akan selalu mendapatkan jawabannya
Dan aku tau itu akan selalu iya.
Karena aku percaya.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Ps :
Can you keep me close? Can you love me most?
Bisakah kamu merasakan sebuah pengharapan dan keraguan yang saling beradu dalam penyampaiannya?
Sebuah keyakinan untuk menguatkan pilihan, kukatakan sebuah keraguan pula karena hal itu masih berupa pertanyaan yang masih dipertanyakan. Keyakinan tidak membutuhkan pertanyaan berulang, menurutku.
Sebenarnya aku nggak tau apa yang kutulis saat ini.
Tapi aku menikmati setiap kata yang muncul. Dan aku menyukainya kala itu menurutku apik untuk kerenungkan untuk diriku sendiri.
Karena otak butuh keseimbangan.
.
.
.
.
beberapa ada yang di dramatisir
beberapa memang sungguh-sungguh
untuk kepentingan diksi
mohon disikapi dengan bijak
wkkkk.
Ada Titik Jenuh
ketika waktu terus bergulir
dengan cepat
seakan kamu tidak mampu mengikuti ritme yang ada
ketika kamu dituntut
untuk selalu siap sedia
dengan segala kemungkinan
diluar batas kemampuanmu
kamu nyaman dengan hal itu
yet, terkadang kamu merasa tidak sanggup
untuk menghadapi
untuk menerima kenyataan
dan untuk terus tertawa dengan lepas
ketika tuntutan dan ekspetasi
membayangi ambisi diri
akan sampai pada masanya
pada titik dimana kamu ingin tidur
sejenak, untuk tidur yang sangat lama
berharap kita lepas dari rutinitas
tapi ternyata, bukan itu yang diinginkan
kamu hanya ingin waktu
untuk hatimu yang lelah
ada titik jenuh
dan titik kebangkitan
kamu hanya perlu suatu penguatan
ntah dari dirimu sendiri
atau dari orang sekelilingmu
yang menyayangimu
hanya itu
kalau kamu berada dalam titik ini
percayalah,
kamu tidak sendiri
orang yang sedang merangkai kata inipun
sedang merasakannya
tapi yang jelas
nikmatilah apa yang kamu rasakan sekarang
ikutilah apa yang hatimu rasa,
buatlah hati nyaman dengan rasa itu
agar rasa kejenuhan beralih menjadi
rasa yang penuh syukur
atas semua karunia Tuhan
yang menguatkanmu hingga titik ini
sesorang pernah berkata,
nikmatilah rasa yang sedang kamu rasakan
saat itu, aku merasa rindu
tapi kini aku merasa jenuh
but anyway.. perkataan itu tetap bisa diaplikasikan
ya,
aku harus menikmati rasa ini juga.
semua orang memiliki lika liku nya masing masing
yang terlihat bahagia
belum tentu sepenuhnya bahagia
yang terlihat terpuruk pun
sesungguhnya memiliki kebahagiaan yang tidak dimiliki yang lainnya
dan apapun yang kita miliki
itu karunia terindah yang tidak dimiliki orang lain
hanya untukmu,
dari Tuhan.
Subscribe to:
Posts
(
Atom
)
Kajian with Teman Temani : Women In Islam !
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh ! Selamat pagi pals! salam dari Jember yang setia dengan langit birunya. Kali ini, ( seperti...
Archive
-
▼
2024
(2)
- ► February 2024 (1)
-
►
2021
(1)
- ► August 2021 (1)
-
►
2020
(22)
- ► April 2020 (2)
- ► March 2020 (8)
- ► February 2020 (3)
- ► January 2020 (5)
-
►
2019
(20)
- ► December 2019 (4)
- ► November 2019 (2)
- ► October 2019 (4)
- ► April 2019 (3)
- ► March 2019 (2)
- ► January 2019 (1)
-
►
2018
(12)
- ► October 2018 (4)
- ► August 2018 (1)
- ► March 2018 (1)
- ► February 2018 (1)
-
►
2016
(1)
- ► January 2016 (1)
-
►
2015
(36)
- ► August 2015 (4)
- ► April 2015 (1)
- ► March 2015 (16)
- ► February 2015 (2)
- ► January 2015 (1)
-
►
2014
(46)
- ► September 2014 (1)
- ► August 2014 (13)
- ► April 2014 (2)
- ► March 2014 (24)



