[25 Juni 2019] Jika mungkin, kenapa harus tidak bisa ?

Hasil gambar untuk pinterest sunset



Cuaca sore hari ini berawan, sinar jingga dan kuning berbias dengan warna abu awan yang seakan mengatakan bahwa hujan akan tiba, namun hingga aku menulis entri ini di di halaman belakang rumah, dia tak kunjung tiba. Jadi aku tenang-tenang saja sembari menikmati lembutnya angin menyapu helai rambutku yang terlepas dari ikatannya.

Agenda yang kulewati hari ini tidak terlalu padat, hanya menyelesaikan prosesi pembuatan video profil organisasi. Sebelum kembali kerumah, aku menyempatkan membeli lulur. Bukan karena kehabisan, aku hanya ingin aroma lain selain bengkuang dan green tea yang sebnarnya, isi keduanya masih penuh. Dasar wanita. 

Langit semakin indah. Pencampuran warna biru, jingga, kuning dan abu dan warna turunan lainnya menghasilkan gradasi warna yang takkan bisa dibuat manusia. Aku mungkin harus lebih peduli dan sering mengamati hal kecil yang sering kulupakan. Untuk hal besar, seringkali aku melupakan hal kecil yang berharga. Dan untuk kesalahan yang sama, aku sering melakukannya.

Pak Hadi, dosen favoritku pernah berbicara, menulislah setiap hari setidaknya satu paragraf. Aku tahu maksud beliau. Mungkin, lebih mengarah kepada kepenulisan yang lebih berbau akademis, yah. Tidak apa menurutku, terkadang pikiran yang penuh distraksi seringkali lebih menyenangkan untuk dituliskan dalam kata. Mungkin, aku akan mencoba. Dengan pembahasan yang berbeda setiap harinya, mungkin.

Dear future Atika, aku cuma memberitahu bahwasanya, dirimu beberapa hari ini lagi senang-senangnya mendengarkan lagu I Love You But I'm Letting Go yang dinyanyikan Pamungkas. Kamu mendengarnya ketika sedang memilih antara membeli Good Day Caramel Macciato atau varian White Vanilla (sepertinya) di Indomaret. Seperti biasa, kamu begitu perhitungan pada harga walupun hanya selisih 500 rupiah, tapi untuk skincare entah kenapa kamu begitu bodohnya dan mudah tergoda. 

Bagaimana kamu bisa mengatakan bahwa kamu mencintai seseorang tapi kamu melepaskannya? Saat ini aku masih tidak setuju dengan pernyataan bahwa ketika kamu mencintai seseorang, pencapaian tertinggi yang berhasil kamu lakukan adalah dengan melepaskannya

Tapi aku pernah membaca kutipan buku Tere Liye, bahwa "Ada orang yang tidak saling mencinta tapi ditakdirkan bersama, ada orang yang saling mencinta tapi tidak ditakdirkan bersama dan ada orang yang saling mencinta dan ditakdirkan bersama" Yah bagiku, siapapun dia, Ia akan kembali dalam sebuah alur cerita yang tidak akan bisa kamu tebak jika ia memang orang yang diciptakan untuk mendampingimu. Berdamping dengan orang yang salah tidak akan bertahan lama. Dan jikapun kamu bertahan, itupun tidak untuk selamanya. Benar kan?

Kulihat sekelilingku, temaram semakin berubah gradasi menjadi warna gelap. Maghrib akan tiba, aku sudahi saja untuk hari ini. Mungkin bisa menjadi bahan untuk kurenungkan sendiri, dan bagi teman-teman yang membaca.. bagaimana menurut kalian ?

I Love You But I'm Letting Go.
Mungkin kalian harus dengar.
See you!

cr photo : pinterest.

Find Our Way

While I was blinded by him
I lost you
And I do not want to lose myself.
I'm selfish and I'm a traitor 

Go on clicking this! 

It's quietly painful
When all you can feel are empty and grey
But at some point,
I knew the truth that sometimes love can make us blind

You will always have a space inside my heart
Although 
You don't think me as you friend anymore.
I can't feel anything about this.

I'm free, free as the leaves carried by the wind
So do with my heart. 
All my duty waiting up for me.
Being busy is my way to forget all of this.

I just want to use my skin care
Use my hydrating toner
Tap the serum
And baby, don't forget to use your mask :)!


























Lav from me!

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Wait outside, you said you won't be long
Took your time
Bracing mine, I know that there's something wrong
Wonder why
I think you should know
You don't have to stay
Even if you go, I'll be okay
We take it slow,
Till there's nothing left to say
Even if you go,
We'll find our way
Don't look back,
We got thrown into this
Just like that
Living fast, I know we're new to this
Learn to last, oh ooh
I think you should know
You don't have to stay
Even if you go, I'll be okay
We take it slow,
Till there's nothing left to say
Even if you go,
We'll find our way.

Someone to Stay




[ tidak mengandung unsur ilmu pengetahuan, hanya transformasi rasa menjadi kata alias bacotan ]

Go on clicking the address above and let me take you diving into my imagination while writing this entry.

Sebenarnya, ini lagu sudah cukup lama. 
Kalau tidak salah, tahun 2017. 

Aku baru pertama mendengarnya beberapa hari yang lalu ketika asyik berselancar di laman youtubeku sembari mendengarkan lagu The Luckiest yang dinyanyikan oleh Ben Folds, salah satu theme song dari film About Time. That's really a pretty good film. You really need to watch it if you have enough time. But of course, you need to be a human with a whole heart inside first, because it's a type of romance film (but surely you will be amazed by how the director can make us feel blessed to have our time) dan mengajak kita untuk berpikir, bagaimana jika dalam setiap perjalanan hidup, kita diberi kesempatan dua kali.

Ok, let's go back to our track. 
Sebenarnya, setiap lagu akan bermakna dan terasa sungguh penuh arti ketika kita, sebagai pendengar hampir memiliki rasa dan seakan dapat serasa dengan rangkaian lirik lagu yang dilantunkan penyanyi. Terlebih jika ia dapat mentransformasikan rangkaian kata tersebut menjadi alunan kata bernada sehingga emosi yang ingin disampaikan dapat tersampaikan kepada para pendengar.

Begitupun aku, yang mendengar lagu ini disaat yang tepat.
Saat ini, aku berada disebuah ruang rasa yang tidak dapat dijelaskan secara utuh sebagai sebuah penjelasan.
Ada banyak ketidakpastian yang selalu menjadi alasan keraguanku untuk memutuskan sesuatu. Dan terkadang sesuatu tidak diputuskan secepat yang aku lakukan saat itu. Diantara beribu probabilitas yang dapat terjadi, akan ada satu kejadian yang akan terjadi dan itu merupakan akumulasi pemikiran serta pertimbangan yang setiap orang akan lakukan terlebih dahulu sebelum memutuskan sesuatu.

Salahkah kita mempertanyakan suatu ketidakpastian yang memang tidak pasti?
Jadi manusia itu, bermacam.
Kamu tidak bisa menyalahkan seni masing-masing orang dalam menjalankan hidupnya.
Begitupun dalam mengolah rasa, setiap orang memiliki cara tersendiri untuk mengaturnya.
Aku pikir, memiliki perasaan adalah sebuah cara Tuhan yang sangat indah dalam memanusiakan manusia.
Dan menuangkannya dalam kata, ialah pilihanku agar pembaca dapat ikut merasakan sebuah manifestasi kreatifitas dari seseorang yang cukup bodoh (-katanya) saat menyikapi apa yang disebut... you know what I mean.
Jadi, jika kamu masih bertahan untuk membaca, maka ikutilah.

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

You were alone left out in the cold
Clinging to the ruin of your broken home
Too lost and hurting to carry your load
We all need someone to hold

Di awal lagu dimainkan,
Cukup membuatku terdiam mendengar bait pertama
Ada rasa sedih dan keputusasaan yang tersirat
Bagaimana rasanya berada dalam sebuah kondisi yang seakan beban dan tekanan hadir dalam hidup seseorang hingga rasanya fisik dan hati tidak mampu bertahan
Dan, benar adanya jika kita membutuhkan orang lain sebagai salah satu alasan untuk membuat kita kuat (terlepas dari absolutisme eksistensi Tuhan yang sudah tidak perlu diragukan untuk menjadi alasan sumber kekuatan kita)
You’ve been fighting the memory all on your own
Nothing washes, nothing grows
I know how it feels being by yourself in the rain
We all need someone to stay
We all need someone to stay

Seakan aku mengetahui kejenuhannya,
Dan letihnya,
Dan seakan aku bisa merasa dikala ia sedang tidak dalam kondisi seperti biasanya
Karena setiap orangpun akan pernah merasakan bagaimana rasanya sendiri. 

It's pretty comfortable being yourself in the rain. But surely, I chose to spend it with another human then let the rain pour softly in both of our bodies
Hear you falling and lonely, cry out
Will you fix me up? Will you show me hope?
At  the end of the day, I'm helpless
Can you keep me close? Can you love me most?
You’ve drunk it down and now you’ve spat it out
Nothing tastes like the things you had
So tear it off, why don’t you let them go?
We all need someone to stay
We all need someone to stay
Hear you falling and lonely, cry out
"Will you fix me up? Will you show me hope?
At the end of the day, I'm helpless
Can you keep me close? Can you love me most?
Can you keep me close? Can you love me most?
Can you keep me close? Can you love me most?"

Imaji dan akal ku sudah masuk kedalam lantunan
Ketika sampai pada pertengahan lagu hingga kata terakhir yang diucapkan.
Aku tidak tahu apa yang bisa kutulis kembali. 
Lagu ini ternyata cukup sulit untuk dituangkan dalam sebuah rangkaian kata.
Tidak sesederhana hati yang dapat menerima enak tidaknya saat didengar.
Cukup sulit dan aku menyerah untuk menuliskannya.

Mungkin kalian dapat merasakannya sendiri. 
Mungkin bagi kalian biasa-biasa saja juga.
Dan akupun juga tidak berniat mengajak kalian untuk menyukai lagunya. Bukan itu substansinya.

Aku akan sering mempertanyakannya hal yang sama padanya
Tapi tidak secara langsung 
Aku akan bertanya disetiap kali kita bertemu, walau tanpa bertatap muka langsung
Dan aku akan selalu mendapatkan jawabannya
Dan aku tau itu akan selalu iya.
Karena aku percaya.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Ps :
Can you keep me close? Can you love me most?

Bisakah kamu merasakan sebuah pengharapan dan keraguan yang saling beradu dalam penyampaiannya?
Sebuah keyakinan untuk menguatkan pilihan, kukatakan sebuah keraguan pula karena hal itu masih berupa pertanyaan yang masih dipertanyakan. Keyakinan tidak membutuhkan pertanyaan berulang, menurutku. 

Sebenarnya aku nggak tau apa yang kutulis saat ini. 
Tapi aku menikmati setiap kata yang muncul. Dan aku menyukainya kala itu menurutku apik untuk kerenungkan untuk diriku sendiri.
Karena otak butuh keseimbangan. 

.
.
.
.
beberapa ada yang di dramatisir
beberapa memang sungguh-sungguh
untuk kepentingan diksi
mohon disikapi dengan bijak 
wkkkk.


Ada Titik Jenuh

ketika waktu terus bergulir
dengan cepat
seakan kamu tidak mampu mengikuti ritme yang ada
ketika kamu dituntut
untuk selalu siap sedia
dengan segala kemungkinan
diluar batas kemampuanmu

kamu nyaman dengan hal itu
yet, terkadang kamu merasa tidak sanggup
untuk menghadapi
untuk menerima kenyataan
dan untuk terus tertawa dengan lepas
ketika tuntutan dan ekspetasi
membayangi ambisi diri

akan sampai pada masanya
pada titik dimana kamu ingin tidur
sejenak, untuk tidur yang sangat lama
berharap kita lepas dari rutinitas
tapi ternyata, bukan itu yang diinginkan
kamu hanya ingin waktu 
untuk hatimu yang lelah

ada titik jenuh
dan titik kebangkitan
kamu hanya perlu suatu penguatan
ntah dari dirimu sendiri
atau dari orang sekelilingmu
yang menyayangimu
hanya itu

kalau kamu berada dalam titik ini
percayalah,
kamu tidak sendiri
orang yang sedang merangkai kata inipun
sedang merasakannya
tapi yang jelas
nikmatilah apa yang kamu rasakan sekarang

ikutilah apa yang hatimu rasa,
buatlah hati nyaman dengan rasa itu
agar rasa kejenuhan beralih menjadi
rasa yang penuh syukur
atas semua karunia Tuhan
yang menguatkanmu hingga titik ini

sesorang pernah berkata,
nikmatilah rasa yang sedang kamu rasakan
saat itu, aku merasa rindu
tapi kini aku merasa jenuh
but anyway.. perkataan itu tetap bisa diaplikasikan
ya,
aku harus menikmati rasa ini juga.





semua orang memiliki lika liku nya masing masing
yang terlihat bahagia
belum tentu sepenuhnya bahagia
yang terlihat terpuruk pun 
sesungguhnya memiliki kebahagiaan yang tidak dimiliki yang lainnya
dan apapun yang kita miliki
itu karunia terindah yang tidak dimiliki orang lain
hanya untukmu,
dari Tuhan.









Finding Hope - You & Me feat. Ericca Longbrake Lyric


Really.
It's beautiful in a unique ways
Not too much lyrics 
But those damn beat stab your heart right to it's corner.
.
.
.

If it's you and me... We'll take flight soar high, and dream. 
All we know, all we've seen. Stay behind with the broken leaves.... 
it's Just you- and- me... Let's dream 

Here we are, we've gone so far 
Dreaming, soaring high... 
We touched the sky 


And though I know, I will not look back 
All of it, is staying back 
All I've known, all I've seen, stays behind with the broken leave




Well, just check out by clicking the link below

Finding Hope - You and Me


Aforisme Suatu Rasa

Jadi.
Aku ada banyak tugas.
Banyak banget.
Ehm. Ga banyak juga sih, cuma Manajemen Operasi Lanjutan, Sumber Daya Manusia Lanjutan, Akuntansi Biaya dan Perekonomian Indonesia. Banyak ding ternyata. hehe.
Sebelum ngerjain, aku ingin berbagi sambat.
Seperti biasa, kutuangkan dalam tulisan.
Biar sambatnya agak elegan
And at some points, it heal your broken part. Ya biar otak pemanasan sedikit.
Paan si.



-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Ini sebuah alusi
Untuk sebuah kisah
Dalam waktu yang diam
Otakku memilih interpolasi yang tepat

dan aku akan memulai,
sebuah sajak yang takkan ada akhirnya
sebuah kisah 
tentang aforisme, suatu rasa.

Mungkin dia adalah sebuah eskapisme
Yang membuatku lupa
Bahwa aku pernah terluka
Untuk rasa yang telah sirna, cukup lama.

Kalaupun dia hanya hadir
Untuk sesaat layaknya sore
Aku sudah pernah merasa
Betapa lamanya menunggu pagi

Mungkin ibarat sebuah cerita rekaan
Tapi saat ini, percayalah bahwa
Logikapun sedang berseteru dengan hati
Seperti terkena katastrofe, logika melebur.

Ketika rasa, jarak dan logika
Beradu dalam narasi waktu
Beribu kemungkinan dapat terjadi
Dan kini aku sampai pada kisah kali ini

Kisah yang akan kulalui
Tanpa paksa
Tidak bisa dipaksa
Dan kali ini aku tidak merasa terpaksa

Aforisme rasaku
Tidak dapat diterima umum
Tidak dapat pula diterima akalku
Tapi hadirnya rasa dan hadirmu, cukup.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Well, ini gaada hubungannya dengan seseorang atau apa.
Tapi acapkali, sebuah kisah berasal dari akumulasi kejadian yang dialami penulis.



All Your Days Lyrics by Shallou and Emmit Fenn



I found this song in the middle while the sun started to appear
I just met you few weeks ago and get along together
the days we have passed together,
make me feel like i have someone that can protect me.

maybe you are not the one,
but I'm so grateful to have you in my early days
You read my poetry and ask which one is dedicated for you.
And I just laugh, how could I wrote one for you,
You dumb ass.

But now,
I would to tell that
this is the one,
the poetry that i wrote while thinking of you.
a short poetry

as short as the time passed by when I met you in every chances.


....................................................................................................................................................................

All Your Days.
by : Shallow and Emmit Fenn

We could be together like a clock Take our time and make it ours We could be something they're not We could climb a hill and look at stars They say stars are way too far But I know right where you are All my friends, they keep asking "How do you spend all your days by her side?" And I just said, "I'll love her 'til I die" Your friends, they keep asking "Do you want to spend all your years by his side?" And you just said, "I will never say goodbye" We could fill the space that's in between Hide away under the sheets Take a day, just you and me And we could stay up late and watch TV But we don't have to see the screen Just talk until we fall asleep But all my friends, they keep asking "How do you spend all your days by her side?" And I just said, "I'll love her 'til I die" Your friends, they keep asking "Do you want to spend all your years by his side?" And you just said, "I will never say goodbye"


Thank you Shallou and Emmit Fenn
It's so beautiful.

Anyway, you can check it out by clicking this link
All your Days By Shallou and Emmit Fenn

Kajian with Teman Temani : Women In Islam !

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh ! Selamat pagi pals! salam dari Jember yang setia dengan langit birunya. Kali ini, ( seperti...

Flag Counter